3 Fakta di Luar Nalar Usai Manchester United Kalahkan Chelsea

Lagioke.net – Sepertinya pendukung Chelsea harus menelan kekecewaan karena hasil minor yang didapatkan oleh timnya. Fakta-fakta tercipta usai Manchester United mengalahkan Chelsea pada babak keempat Piala Liga Inggris-Carabao Cup 2019-20, Kamis (31/10/19).

Frank Lampard gagal melakukan revans dan sekaligus menambah buruk catatan pertemuan dengan Ole Gunnar Solskjaer sebagai manajer.

Manchester United sukses mempermalukan Chelsea di Stamford Bridge dengan skor 2-1. Marcus Rashford keluar sebagai pahlawan lewat catatan dua gol.

Rashford membuka keunggulan pada menit ke-25 melalui titik putih. Tendangan menyusur tanah Michy Batshuayi membuat Chelsea menyamakan kedudukan 1-1 pada menit ke-61.

Manchester United memastikan kemenangan 2-1 setelah Rashford mencetak gol kedua pada menit ke-73 melalui tendangan bebas ke sudut kanan gawang The Blues yang dikawal Willy Caballero.

Hasil ini membuat langkah Chelsea di Piala Liga Inggris terpaksa terhenti lebih dini. Sementara itu, Manchester United memastikan lolos ke babak berikutnya.

Pada pertandingan Chelsea vs Manchester United pada Kamis dini hari WIB tadi, setidaknya tercipta tiga fakta menarik. Simak ulasan INDOSPORT berikut.

Raja Penalti

Satu gol Manchester United ke gawang Chelsea lahir dari titik putih setelah Daniel James dijatuhkan Marcos Alonso di kotak penalti.

Rashford yang tampil sebagai eksekutor berhasil menuntaskan tugasnya dengan sempurna dan membuka keunggulan bagi Setan Merah.

Penalti Rashford tersebut ternyata kian menambah jumlah penalti yang didapatkan Manchester United pada musim ini. Tidak heran, sebutan Raja Penalti layak disematkan kepada tim besutan Solskjaer.

Menurut statistik OptaJoe, sejak dilatih Solskjaer pada 22 Desember 2018, Manchester United sudah mendapatkan 17 penalti dengan 12 di antaranya menjadi gol, terbanyak dibandingkan klub Liga Inggris lain di semua kompetisi.

Rashford Penghancur Chelsea

Dua gol ke gawang Chelsea di . . . . . . babak keempat Carabao Cup semakin mengukuhkan Marcus Rashford sebagai penghancur The Blues.

Rashford total berhasil menyarangkan lima gol ke gawang Chelsea di semua kompetisi. Chelsea menjadi tim yang paling banyak dibobol Rashford sepanjang kariernya.

Selain itu, catatan gol Rashford ke gawang tim big six Liga Inggris juga lumayan mentereng. Ia mampu membobol Liverpool tiga kali, Arsenal dua kali, Manchester City dua kali, dan Tottenham Spur sekali.

Catatan Buruk Lampard

Kekalahan 1-2 dari Manchester United tidak hanya membuat Chelsea tersingkir dari Piala Liga Inggris. Rekor kandang The Blues menjadi tercoreng pada 2019-20 musim ini.

Chelsea telah menelan tiga kekalahan di Stamford Brigde di semua kompetisi musim ini, lebih buruk dari 2018-2019 musim lalu yang menderita dua kekalahan di kandang.

Selain itu, Chelsea juga menalan kekalahan dari Manchester United back to back untuk pertama kalinya sejak terakhir pada Februari 1998.

Baca selengkapnya: https://www.indosport.com/sepakbola/20191031/3-fakta-di-luar-nalar-usai-manchester-united-kalahkan-chelsea

Facebook Comments
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular

To Top
==[Close Klik 2x]==