7 Air Terjun Terunik di Dunia

7 Air Terjun Terunik di Dunia

7 Air Terjun Terunik di Dunia, Air Terjun biasanya menjadi daya tarik wisata yang sangat indah, tetapi ada beberapa air terjun yang benar-benar luar biasa keunikannya. Meskipun bukan yang terbesar atau tertinggi, beberapa air terjun dibawah ini memiliki sesuatu keunikan mereka sendiri yang mengejutkan.

Baca juga : 7 Air Terjun Tertinggi di Dunia

Berikut 7 air terjun terunik di dunia…

 1  Air Terjun Asik-Asik, Filipina

Air Terjun Terunik di Dunia
Asik-asik adalah nama sebuah air terjun menakjubkan yang ada di Filipina, tepatnya di Sitio Dulao, Alamada, Cotabato Utara. Yang menjadikan air terjun ini unik adalah airnya yang tidak mengalir dari sungai dataran tinggi. Sebab di bukit yang terletak di atas air terjun ini tidak ada sungai atau mata air yang mengalir. Sebagian tanahnya bahkan sudah dijadikan lahan pertanian. Tetapi entah bagaimana air terjun ini bisa menyembur dari retakan-retakan tepian tebing yang ditutupi tanaman hijau. Jadi jika dilihat sekilas tampak seolah-olah air terjun keluar secara ajaib dari celah-celah tumbuhan.

Sejauh ini belum ada penelitian yang dilakukan untuk menelusuri sumber air Asik-Asik. Sementara air terjun ini sendiri menurut situs Amazing Places On Earth baru populer di antara warga Filipina dan dibuka untuk umum pada tahun 2012 lalu.

 2  Air Terjun Izvorul Bigar, Romania

Air Terjun Terunik di Dunia
Izvorul Bigar merupakan salah satu air terjun paling indah di Romania sekaligus salah satu air terjun paling unik di dunia. Menurut Wikipedia air terjun ini terletak di barat daya perbatasan Romania, tepatnya di Taman Nasional Cheile Nerei-Beusnisa yang menghuni bagian selatan Pegunungan Anina, Caras-Severin County.

Keistimewaan Izvorul Bigar adalah pola curahan airnya yang tidak biasa, menyebar dan jatuh dalam tetesan-tetesan kecil serupa hujan gerimis. Air Izvorul Bigar berasal dari sungai musim semi yang bersumber dari gua di atas bukit, kemudian mengalir sampai ke tebing Izvorul Bigar setinggi 8 meter yang ditutupi lapisan lumut hijau sebelum akhirnya jatuh dan bergabung dengan aliran Sungai Minis di bawahnya.

 3  Air Terjun Horsetail Falls, Yosemite

Air Terjun Terunik di Dunia
Fenomena Api Terjun ini terdapat di Yosemite National Park yang terletak di California. Yang jatuh dari ketinggian bukan aliran air biasa. Warnanya merah menyala, seperti api. Air terjun itu lebih mirip lelehan lava gunung berapi ketimbang rajahan air pada bumi. Tak heran masyarakat sekitar menyebutnya “Firefall” alih-alih “Waterfall”. Namun jika ditelisik lebih lanjut, “air terjun api” itu sejatinya hanya tipuan efek. Fenomena itu diciptakan manusia sekitar tahun 1950-an, dengan tujuan menghibur wisatawan.

Para karyawan pengelola destinasi wisata menumpahkan red cedar ke bebatuan arang, lalu mendorongnya ke sisi tebing. Efeknya, air terjun jadi terlihat menyala seperti bara. Namun karena masalah kebakaran hutan, praktik itu dilarang. Tak ada lagi air terjun api. Meski begitu, para fotografer masih bisa menyaksikan fenomena serupa di bulan Februari. Menariknya, kali ini bukan keajaiban buatan. Air terjun Horsetail benar-benar menyala alami seperti api. Itu merupakan hasil “tipuan cahaya” matahari.

Aliran air Horsetail berubah merah hanya ketika musim dingin mulai beralih ke semi sehingga termasuk dalam air terjun terunik di dunia. Saat itu, salju mencair dari puncak tebing El Capitan. Namun, efek api baru muncul jika langit benar-benar terang dan suhu udara cukup tinggi untuk melelehkan salju.

 4  Air Terjun ‘Lengket’, Thailand

Air Terjun Terunik di Dunia
Air mengalir di batuan biasanya membuat permukaan batu menjadi licin, tapi Air Terjun Bua Thong di Thailand menentang konvensi ini. Sebaliknya, air terjun ini “lengket” berkat batu-batu kapur bulat di bawahnya. Tidak seperti kebanyakan air terjun, tidak ada lendir atau ganggang di bebatuan. Bahkan, batu kapur memberikan begitu banyak traksi sehingga memungkinkan untuk berjalan di air terjun ini tanpa terpeleset.

 5  Air Terjun Ruby Falls, Tennessee

Air Terjun Terunik di Dunia
Sekitar 1.120 kaki (341 meter) di bawah tanah di jantung dari Lookout Mountain dekat Chattanooga, Tennessee, terletak air terjun tertinggi dan terdalam Amerika Serikat. Dinamakan air terjun Ruby (Ruby Falls), diambil dari . . . . . . nama istri penemunya, air terjun ini terletak di ujung bagian utama Ruby Falls Cave, dalam poros vertikal besar yang terkikis dari batuan kapur oleh air asin jutaan tahun yang lalu. Air sungai berasal dari air hujan dan mata air alami, jatuh 145 kaki dan mengumpul membentuk kolam di lantai gua dan kemudian mengalir melalui gunung sampai akhirnya bergabung dengan Sungai Tennessee di dasar Lookout Mountain. Ruby Falls diyakini berusia 30 juta tahun.

Gua tempat Air Terjun Ruby (Ruby Falls Cave), tidak seperti gua lain di Lookout Mountain, tidak memiliki lubang (pintu gua) alami dan tidak bisa dimasuki sampai abad ke-20.

Pada tahun 1905, pintu masuk alami dari sebuah gua di Lookout Mountain (Lookout Mountain Cave) harus ditutup karena pembangunan terowongan kereta api. Leo Lambert, seorang penggemar gua lokal yang tahu mengenai gua terebut, memutuskan untuk membuka kembali gua itu kepada publik dan membentuk sebuah perusahaan untuk melakukannya. Tak lama setelah pengeboran dimulai pada musim gugur tahun 1928, tim menemukan sebuah lorong 260 kaki bawah tanah dan masih 160 kaki di atas Lookout Mountain Cave, gua yang ingin dibuka kembali.

 6  Air Terjun Gletser Bergantung, Chile

Air Terjun Terunik di Dunia
Ventisquero Colgante, atau gletser bergantung, terletak di Queulat National Park, di Chile, dan daya tarik terbesar dari taman. Tergantung di atas tebing batu, mendominasi sebuah lembah yang terbentuk oleh pegunungan, dan tertutup oleh hutan valdivian. Gletser mengaliri sungai di bagian bawah lembah saat mencair. Air dari gletser yang mencair menciptakan dua air terjun yang menjulang tinggi setinggi 600 meter dari atas sepotong besar batuan miring, dan kemudian mengalir di bawah apa yang tampaknya menjadi kerucut longsoran permanen. Sungai ini kemudian membentuk sebuah danau kecil – Laguna Témpanos – dan kemudian setelah 6 km memasuki Canal de Puyuhuapi. Air terjun terlihat dan mengalir sepanjang tahun, tetapi karena ablasi longsoran di dasar air terjun, sebanyak setengah dari air terjun dapat ditutupi oleh salju dan es selama akhir musim semi dan awal musim panas.

Ventisquero Colgante ditemukan pada tahun 1875 selama eksplorasi yang dipimpin oleh Kapten Enrique Simpson. Kapten melaporkan bahwa salju gletser hanya 100 meter dari tepi Canal de Puyuhuapi, di mana Kapten menggunakannya untuk tegalan perahu. Tidak sepenuhnya jelas apakah ia melihat air terjun atau apakah air terjun ini tidak terlihat sama sekali olehnya. Namun kemungkinan besar adalah tidak. Air terjun ini tercipta jauh kemudian, setelah gletser mundur dan dinding tebing menjadi terlihat. Jika pengamatan Kapten adalah benar, maka gletser telah mundur 8 km selama 140 tahun terakhir.

 7  Air Terjun yang Mengalir ke Atas, Inggris

Air Terjun Terunik di Dunia
Pada tanggal 21 Oktober 2014, kekuatan badai angin menghantam distrik Derbyshire Peak District, dekat Hayfield, Inggris utara. Seorang hiker yang saat itu sedang menjelajahi Derbyshire Peak melihat sebuah fenomena langka yang disebabkan oleh angin yang ekstrim. Air sungai Kinder yang yang biasanya terjun dari ketinggian sekitar 30 meter ditiup kembali hampir vertikal keatas oleh anging kuat, membuat air terjun seolah-seolah berhenti terjun kebawah dan tampak mengalir ke atas sehingga masuk dalam kategori (Air Terjun Terunik di Dunia).

Facebook Comments

Republished by Blog Post Promoter

Incoming search terms:

  • ujung dunia ditemukan
  • membentuk mata air di atas bukit menjadi air terjun
Click to comment

Popular

To Top