7 Gempa Bumi Terbesar di Dunia

Gempa Bumi Terbesar

7 Gempa Bumi Terbesar di Dunia, Gempa bumi adalah guncangan yang terjadi di permukaan bumi akibat pelepasan energi dari dalam secara tiba-tiba yang menciptakan gelombang seismik, dan merupakan salah satu bencana alam yang ditakuti oleh umat manusia karena berncana ini seringkali menimbulkan korban jiwa dan harta benda. Gempa bumi itupun sendiri tidak dapat diprediksi kapan datangnya.

Baca juga : 7 Bencana Tornado dengan Korban Terbanyak

Beberapa tahun terakhir ini, tak sedikit bencana alam yang kemudian menghancurkan alam. Tak pandang bulu negara berkembang atau negara maju, nyaris semua wilayah di bumi pernah merasakannya. Tercatat banyak gempa bumi terbesar yang pernah terjadi di muka bumi ini, diantaranya sebagai berikut :

 1 Valdivia Chili 1960 (9,5 Skala Richter)

Gempa Bumi Terbesar

Gempa bumi Valdivia Chili merupakan gempa bumi yang tercatat terbesar di dunia, yang terjadi pada tahun 1960 pukul 15.11 waktu setempat berkekuatan 9,5 skala Richter lebih besar dari kekuatan gempa yang memicu tsunami di pesisir Aceh dan Samudera Hindia pada 24 Desember 2004 yang sebesar 9,1 SR.

Diperkirakan jumlah korban tewas di Chile mencapai 1.655 orang. Termasuk saudagar paling kaya di Maullin, Ramon Atala. Meski selamat dari gempa, “ia kehilangan nyawa saat mencoba menyelamatkan barang berharga miliknya,” demikian dimuat NOAA.

Gelombang kejut akibat gempa di Chile juga dirasakan seluruh dunia, memicu tsunami mematikan. Lalu, 15 jam kemudian, ombak raksasa menghantam Hilo dan Big Island di Hawaii yang jaraknya lebih dari 6.000 mil dari Chile. Akibatnya, 600 rumah rusak, 185 orang dinyatakan tewas atau hilang.

Tak berhenti sampai di situ. Sehari kemudian, tsunami setinggi lebih dari 5 meter menerjang Jepang, menewaskan 138 orang. Ombak gergasi lalu memantul, menyeberangi Samudera Pasifik, menuju Filipina menyebabkan 32 orang tewas atau hilang kemudian ke pantai barat AS dan menciptakan kerusakan di California.

 2 Alaska, Amerika Serikat 1964 (9,2 Skala Richter)

Gempa Bumi Terbesar

Gempa awal terbesar di Alaska pada awal abad 20 tercatat pada 27 Maret 1912. Tepat pada 100 tahun lalu, Alaska dilanda gempa 8,4 skala Richter yang menimbulkan Tsunami. Menurut laman History Channel, 125 orang tewas dan ribuan lainnya terluka. Pusat gempat saat itu terjadi di Prince William Sound yang berjarak hanya 12 kilometer dari kota terbesar di Alaska, Anchorage.

Gempa yang berlangsung hanya tiga menit itu menghancurkan kota Anchorage termasuk 30 blok lokasi perumahan dan gedung komersial di dalamnya. Gempa ‘hanya’ memakan korban 15 jiwa, namun Tsunami yang menyusul sesudahnya memakan korban 110 jiwa. Gelombang pasang Tsunami dilaporkan mencapai 30 meter yang juga berdampak ke beberapa kota lain di Teluk Alaska, British Columbia, Kanada, Hawaii, dan Pantai Barat AS.

Beberapa dekade setelah gempa tersebut, tepatnya pada 28 Maret 1964, Alaska kembali diguncang gempa besar dan tsunami Kali ini dengan magnitude 9,2 dan memakan korban sedikitnya 128 jiwa (113 akibat tsunami dan 15 akibat gempa), dan menyebabkan kerugian sekitar 311 juta dollar. Dampak dari gempa bumi ini juga terasa di kota-kota terdekat, Seperti Anchorage, Chitina, Glennallen, Homer, Hope, Kasilof, Kenai, Kodiak, Moose Pass, Portage, Seldovia, Seward, Sterling, Valdez, Wasilla, dan Whittier.

Gempa yang terjadi pada tahun 1964 tersebut termasuk dalam gempa paling dahsyat di dunia.

 3 Sumatera, Indonesia 2004 (9.1 Skala Richter)

Gempa Bumi Terbesar

Jumat 26 Desember 2004. Tanpa prediksi dan peringatan apa-apa, Indonesia dan sebagian besar wilayah Asia Tenggara dikejutkan oleh guncangan maha dahsyat dari bawah kulit bumi. Menjelang pukul 00.58 UTC atau 07.58 WIB, dua lempeng besar yang berada di bawah kulit bumi, lempeng Hindia dan lempeng Burma saling bergerak, berhimpit satu sama lain, dan akhirnya mengguncangkan wilayah terdampak di Samudera Hindia dengan kekuatan sekira 9.1 Skala Richter. Gempa dahsyat yang kemudian membawa pembunuh susulan berwuju bencana alam Tsunami atau gelombang air bah dengan tinggi puncak mencapai 30 meter (98 feet).

Tercatat lebih dari 230.000 nyawa tewas tersapu tsunami di 14 negara terdampak. Indonesia menjadi satu dari lima negara Asia yang mengalami kerusakan dan . . . . . . korban jiwa paling besar, diikuti oleh Sri Lanka, India, dan Thailand. Di Indonesia sendiri, Tsunami 2004 telah merenggut nyawa sekitar 165.708 jiwa yang mayoritas merupakan warga Provinsi Nangroe Aceh Darussalam.

Berdasar penelitian terdahulu, bencana alam tsunami Aceh 2004 disebabkan oleh gempa ketiga terdahsyat yang pernah tercatat. Dengan kekuatan 9.2 Skala Richter, gempa yang menyebabkan bencana alam tsunami Aceh 2004 berpusat di antara Simeulue dan Pulau Sumatera. Tepatnya di 160 km di radial 330 derajat dari Pulau Simeulue. Kedalaman gempa berada pada jarak 30 km (19 mi) di bawah permukaan laut. Durasi gempa merupakan yang terlama sepanjang sejarah, kala itu bumi bergetar hebat selama kurang lebih 8.3 sampai 10 menit.

Usai gempa berhenti, air laut pun surut dari garis pantai di sejumlah negara bagian terdampak gempa, lalu seketika muncul bencana alam tsunami yang menghempas pesisir pantai Indonesia, Bangladesh, India, Malaysia, Myanmar, Thailand, Singapura, dan Maladewa. [selengkapnya]

 4 Kamchatka Peninsula, Rusia 1952 (9,0 Skala Richter)

Gempa Bumi Terbesar

Gempa ini adalah gempa berkekuatan 9,0 skala richter pertama yang tercatat. Terjadi di lepas pantai timur Kamchatka, gempa memicu tsunami setinggi 13 meter. Tak hanya di Rusia, tsunami juga melanda Crescent City, California, Amerika Serikat.

Memang tak ada korban jiwa akibat gempa ini, tapi beberapa wilayah di Hawaii mengalami kerusakan properti yang kerugiannya diperkirakan mencapai US$ 1 juta. Gelombang tsunami juga melemparkan kapal yang sedang berlayar di laut lepas ke tepi pantai, menghancurkan dermaga, dan memasuki jalan kota.

 5 Honshu, Jepang 2011 (9,0 skala richter)

Gempa Bumi Terbesar

Pada 11 Maret 2011, gempa berkekuatan 9,0 skala richter memicu tsunami yang menewaskan 29 ribu orang dan merusak beberapa reaktor nuklir milik Jepang. Gempa ini adalah gempa terbesar yang pernah terjadi di Negara Matahari Terbit ini. Sebanyk 50 kali gempa susulan berkekuatan 6,0 skala richter melanda Honshu.

Getaran bumi besar ini disebabkan oleh dorongan lempeng di dekat palung Jepang, tepat di batas antara lempeng tektonik pasifik dan Amerika Utar. Lempeng pasifik mendorong masuk ke bawah lempeng Amerika Utar.

 6 Ekuador 1906 (8,8 Skala Richter)

Gempa Bumi Terbesar

Bencana gempa berkekuatan 8,8 skala richter di lepas pantai Ekuador dan Kolombia memicu tsunami yang menewaskan 1.500 orang. Tsunami ini menyebar ke sepanjang pantai Amerika Tengah dan San Fransisco, serta Jepang.

Gempa terjadi di sepanjang batas antara lempeng Nazca dan lempeng Amerika Selatan. Banyak kapal yang sedang berlayar saat itu berbalik arah setelah melihat laut mengalami pasang dengan tiba-tiba.

 7 Assam, Tibet 1950 (8.6 Skala Richter)

Gempa Bumi Terbesar

Setidaknya 1.500 orang tewas lantaran gempa yang terjadi di Tiber Timur dan Assam, India. Begitu gempa terjadi, tanah langsung retak dan terjadi longsor besar di dua wilayah tersebut. Getaran gempa pun sampai ke Sichuan dan Yunna, Cina.

Karena pusat gempa ini ada di Tibet, gempa ini belakangan disebut gempa Assam-Tibet atau gempa Assam. Gempa terjadi akibat tabrakan lempeng benua India yang masuk ke dalam lempeng benua Eurasia.

Facebook Comments

Republished by Blog Post Promoter

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular

To Top