7 Gua Paling Bersejarah di Indonesia

Gua Paling Bersejarah di Indonesia

7 Gua Paling Bersejarah di Indonesia, Gua adalah lubang di tanah, atau di batu, atau di pegunungan yang terbentuk secara alami. didasarkan pada proses pembentukan gua dapat dibagi menjadi dua gua alam dan gua buatan. Sutau gua alam adalah bentukan alam yang biasanya terjadi sebagai akibat dari proses alami yang menembus batu. Bisa berbentuk lorong panjang, gelap dan berkelok-kelok, tetapi juga sebagai dalam niche.

Gua memegang peranan penting dalam sejarah manusia. Sejak jaman Neanderthal saat seniman perupa purba hingga kisah-kisah dalam kitab suci juga sering melibatkan keberadaan gua.

Baca juga: Orda Cave : Gua Bawah Air Terbesar Di Dunia

Sebagai lubang alami yang cukup besar dan dalam, selain jadi tempat berlindung, gua juga menjadi situs penting dalam kebudayaan. Seperti halnya 7 Gua Paling Bersejarah di Indonesia ini, dimana gua-gua tersebut digunakan oleh para pejuang bukan hanya bersembunyi dari penjajah namun ada juga tempat mengatur strategi melawan penjajah. Penasaran gua apa saja!

Berikut 7 Gua Paling Bersejarah di Indonesia

 1  Gua Borallah

gua-paling-bersejarah-di-indonesia
Gua Borallah adalah sebuah Gua yang terletak di Desa Hutapungkut Julu, Kecamatan Kotanopan, Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara, Indonesia.

Gua ini mempunyai sejarah panjang yang begitu penting untuk di ingat dan dilestarikan. Sebab, Gua ini pernah dipergunakan para pejuang kemerdekaan RI dulunya untuk persembunyian dan rapat dalam menyusun strategi dalam mengusir penjajah dari bumi pertiwi Indonesia, di antaranya H. Adam malik, Tan Malaka, H. Sujak dan pahlawan kemerdekaan lainnya. Di dalam Gua ini juga terdapat ruang khusus tempat rapat yang sampai saat ini masih dapat dilihat keberadaannya.

 2  Gua Grobogan

gua-paling-bersejarah-di-indonesia
Gua Grobogan dengan panjang tujuh kilometer yang berada di pegunungan Kendeng Selatan di Desa Sumberjosari Kecamatan Karang Rayung, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah.

Gua ini konon katanya sudah ada beratus-reatus tahun yang lalu dan diduga menjadi tempat persinggahan para pejuang pada masa penjajahan Belanda. Gua tersebut adanya di pinggiran sawah warga Sumberjosari Karang Rayung dan sekeliling gua dipenuhi rerumputan yang tinggi layaknya areal pegunungan.

 3  Gua Kamang

gua-paling-bersejarah-di-indonesia
Gua Kamang terletak di Jorong Durian, Kanagarian Kamang Mudik, Kecamatan Kamang Magek. Gua ini pernah dipergunakan oleh para pejuang Agam dalam perrang perjuangan kemerdekaan. Gua ini dijadikan sebagai tempat untuk mengatur strategi dalam Perang Kamang, diantara tokoh yang pernah menggunakannya adalah Haji Abdul Manan.

Selain itu di tahun 1831, gua ini juga pernah digunakan sebagai benteng bagi Tuanku Nan Renceh dan pengikut-pengikutnya. Beliau adalah salah seorang perwira dan pejuang nan masyhur pengikut Tuanku Imam Bonjol pejuang kemerdekaan melawan penjajah dalam Perang Padri 1821-1837.

Nan Rencch dikenal pula sebagai satu di antara Harimau Nan Salapan (Harimau Yang Delapan) di Luhak Agam. Dalam gua Ngalau Kamang ini ada ruangan seluas 70 meter persegi tempat Tuanku Nan Renceh mengatur siasat dan mempertahankan diri.  Ngalau Kamang yang mempunyai panjang sekitar 5 km sering dikunjungi oleh masyarakat dalam kegiatan wisata.

Gua yang berjarak 15 kilometer dari Bukittinggi, Padang, Sumatera Barat ini sangat mudah dicapai dengan berbagai jenis kendaraan. Jalan ke sana cukup baik datar sekalipun ada yang belum diaspal. Pintu-pintu gua pun dihiasi dengan gerbang model rumah gadang.

 4  Gua Surowono

gua-paling-bersejarah-di-indonesia
Gua Surowono merupakan sebuah gua atau lorong bawah tanah yang di dalamnya mengalir sebuah sungai yang airnya sangat jernih. Gua Surowono ini berada di Desa Canggu, Kecamatan Badas, Kabupaten Kediri[1], yang konon merupakan sistem kanal, bagian dari Candi Surowono, yang telah ada sejak zaman Kerajaan Kediri. Pintu masuk ke lorong Gua Surowono ditutup pagar besi untuk keamanan. Memasuki lorong Gua Surowono harus dipandu oleh penjaga, karena terdapat percabangan lorong yang bisa membuat orang tersesat di dalamnya.

Terowongan Surowono sering disebut Terowongan Pelarungan. Sebab pada zaman Majapahit, sering dilakukan ritual larung sesaji.

Terowongan ini . . . . . . terdiri dari lima sumur dengan jarak antar sumur sekitar 50 meter hingga 60 meter. Mulut terowongan berbentuk kubah, selebar tubuh manusia dengan tinggi sekitar 160 cm hingga 170 cm. Di beberapa bagian, ketinggiannya hanya 150 cm, bahkan di antara sumur ke-4 dan ke-5 jarak dasar terowongan dengan langit-langit hanya sekitar 60 cm. [Wikipedia]

 5  Gua Selarong

gua-paling-bersejarah-di-indonesia
Gua Selarong adalah Gua bermuatan sejarah yang berlokasi di Dukuh Kembangputihan, Kecamatan Pajangan, Kabupaten Bantul, Provinsi DI Yogyakarta. Gua yang terbentuk di perbukitan batu padas ini digunakan sebagai markas gerilya Pangeran Diponegoro dalam Perang Jawa (1825-1830) melawan tentara Hindia Belanda. Pangeran Diponegoro pindah ke Gua ini setelah rumahnya di Tegalrejo diserang dan dibakar habis oleh Belanda.

Selarong sendiri merupakan desa strategis yang terletak di kaki bukit kapur, berjarak sekitar sekitar 9 km dari kota Yogyakarta. Setelah Peristiwa di Tegalrejo sampai ke Kraton, banyak kaum bangsawan yang meninggalkan istana dan bergabung dengan Pangeran Diponegoro. Mereka adalah anak cucu dari Sultan Hamengkubuwono I, II, dan III yang berjumlah tidak kurang dari 77 orang dan ditambah pengikutnya.

Dengan demikian pada akhir Juli 1825 di Selarong telah berkumpul bangsawan-bangsawan yang nantinya menjadi panglima dalam pasukan Pangeran Diponegoro. Mereka adalah Pangeran Mangkubumi, Pangeran Adinegoro, Pangeran Panular, Adiwinoto Suryodipuro, Blitar, Kyai Mojo, Pangeran Ronggo, Ngabei Mangunharjo, dan Pangeran Surenglogo. [Selengapnya]

 6  Gua Gunung Madu

gua-paling-bersejarah-di-indonesia
Selain lokasinya di pinggir Jalan Raya Klego -Simo, gua tersebut jumlahnya cukup banyak, sehingga mudah diingat oleh masyarakat.

Tapi, mungkin tidak banyak yang tahu, jika gua tersebut merupakan saksi bisu perjuangan rakyat Indonesia melawan penjajahan Jepang menjelang kemerdekaan puluhan tahun silam.

Gua tersebut konon dijadikan tempat untuk persembunyian rakyat Indonesia dan para pejuang untuk mengelabuhi para tentara Jepang yang melintas di kawasan tersebut.

 7  Gua Rancang Kencono 

gua-paling-bersejarah-di-indonesia
Gua Rancang Kencono merupakan gua yang sarat cerita mulai dari jaman prasejarah hingga masa-masa perjuangan Laskar Mataram. Sebuah pohon klumpit berusia ratusan tahun menjadi saksi bisu beragam kisah yang tercipta di gua ini.

Berdasarkan buku “Mozaik Pusaka Budaya Yogyakarta” yang disusun oleh Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala Yogyakarta, Gua Rancang Kencono merupakan gua purba sejajar dengan Gua Braholo yang terdapat di Kecamatan Rongkop, hal ini didasarkan pada penemuan artefak dan tulang belulang yang diperkirakan hidup pada ribuan tahun yang lalu.

Gua yang mempunyai ruangan luas dan lapang dengan pohon klumpit (Terminalia edulis) yang diperkirakan sudah berusia lebih dari 2 abad ini pernah dijadikan sebagai tempat persembunyian dan pertemuan Laskar Mataram pada saat menyusun rencana untuk mengusir Belanda dari Kasultanan Ngayogyakarta Hadiningrat. Karena digunakan untuk merancang strategi demi tujuan mulia maka gua ini dinamakan Gua Rancang Kencono.

Untuk memasuki Gua Rancang Kencono cukup menuruni tangga batu yang sudah dibangun sejak dulu. Sebatang pohon klumpit yang tingginya sudah melampaui atap gua menyambut dengan gagahnya. Lubang besar akibat lapuk terlihat di batang pohon menjadi penanda usianya yang sudah renta. Gua Rancang Kencono memiliki sebuah pelataran atau ruang yang luas dan bisa digunakan untuk mengadakan pertemuan.

Facebook Comments

Republished by Blog Post Promoter

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular

To Top
==[Close Klik 2x]==